Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Februari 2012

100 Pelajaran Hidup


  1. Buatlah rasa bahagia menjadi sebuah prioritas.
  2. Travel; lihatlah tempat-tempat di dunia sebanyak yang Anda bisa.
  3. Belajarlah bermain musik.
  4. Hiduplah sederhana atau tidak melebihi kemampuan keuangan Anda. 
  5. Maafkan diri anda sendiri. Maafkan orang lain. Demi kepentingan Anda sendiri.
  6. Belajarlah berenang.
  7. Jangan menunda keceriaan.
  8. Ambillah tanggung jawab terhadap hidup Anda.
  9. Ingatlah kata-kata Henry Ford : ”Apakah anda berpikir bisa atau Anda berpikir Anda tidak bisa, Anda benar.” – maksudnya bisa dan tidak bisa ada di tangan Anda sendiri.
  10. Tetapkan target yang S.M.A.R.T (Specific, Measurable, Attainable, Realistic and Timely) – untuk lebih jelas dan detilnya, saya sarankan Anda mengunjungi www.menggapai-impian.com
  11. Buatlah target yang kecil untuk jangka pendek dan target yang besar untuk jangka panjang.
  12. Bayarlah keperluan Anda pribadi pertama-tama, kemudian menabunglah minimal 10% dari penghasilan Anda.
  13. Ingatlah bahwa selalu ada 2 sisi untuk setiap peristiwa.
  14. Sisihkan 5% dari penghasilan Anda pada yang kurang beruntung.
  15. Jangan melakukan pinjaman/ hutang yang buruk.
  16. Buatlah definisi Anda sendiri tentang kesuksesan.
  17. Jauhkan diri Anda dari rokok, minuman beralkohol dan obat-obatan.
  18. Ada istilah dalam bahasa Inggris : 4 R – Reduce, Reuse, Recycle, Recover.
  19. Ikuti aturan emas : perlakukan orang lain sebagaimana Anda ingin diperlakukan.
  20. Berolah raga secara teratur.
  21. Konsumsi makanan-makanan yang sehat.
  22. Belajarlah cara-cara melakukan pertolongan pertama.
  23. Kuasai minimal 1 bahasa asing.
  24. Jadilah ahli / expert untuk suatu hal.
  25. Tulislah sebuah buku, atau minimal artikel.
  26. Perlakukan dengan baik anak-anak maupun binatang.
  27. Kenalilah sejarah dasar dan geografi – dalam hal ini Indonesia.
  28. Bangunlah kecerdasan emosi Anda.
  29. Taruhlah kotak pertolongan pertama, baik di rumah maupun mobil Anda.
  30. Periksakan kesehatan badan Anda secara teratur.
  31. Belajarlah menerima pujian.
  32. Belajarlah menerima kritikan.
  33. Jadilah diri Anda sendiri.
  34. Jangan mengambil tindakan ketika Anda emosi / marah.
  35. Pilihlah pasangan hidup Anda dengan hati-hati; kebahagiaan hidup Anda kelak banyak berasal dari keputusan Anda yang satu ini.
  36. Kekhawatiran adalah hal yang membuang-buang waktu.
  37. Jangan mengendarai kendaraan ketika Anda sedang mabuk.
  38. Jangan pernah menyerah.
  39. Minumlah banyak air putih.
  40. Belajarlah sesuatu hal yang baru setiap hari.
  41. Teruslah merasa bersyukur atas hal-hal yang Anda terima.
  42. Jangan bergosip.
  43. Belarlah mengenai manajemen waktu sebaik-baiknya.
  44. Ikuti naluri Anda.
  45. Akuilah terhadap orang –orang yang membantu Anda.
  46. Temukan mentor.
  47. Bacalah buku setiap hari.
  48. Antusias juga terhadap kesuksesan orang lain sebagaimana Anda merasakan kesuksesan Anda sendiri.
  49. Jangan menunda.
  50. Buatlah daftar/ list hal-hal yang harus Anda lakukan.
  51. Banyaklah tersenyum, juga tertawa.
  52. Akuilah kesalahan Anda.
  53. Tetaplah mendapat informasi, apakah dengan membaca koran atau melihat berita di tv (informasi dan berita yang positif lho …).
  54. Meditasi. Aturlah waktu untuk menyendiri dan hening setiap hari.
  55. Rapi dan teraturlah dengan hidup Anda.
  56. Jangan membeli barang karena barang tersebut sedang sale, padahal Anda tidak terlalu membutuhkannya.
  57. Hargai teman-teman dan keluarga Anda.
  58. Pujilah orang lain jika ada kesempatan.
  59. Jangan membawa diri Anda terlalu serius.
  60. Jika mengalami saat-saat yang sulit, ingatlah pesan “badai pasti berlalu”.
  61. Jika sesuatu tidak berjalan dengan baik, ingatlah bahwa beberapa hal terlihat buruk pada saat pertama kali.
  62. Ingatlah selalu bahwa kesalahan adalah batu loncatan untuk sukses. Jadi jangan takut untuk gagal.
  63. Milikilah rencana.
  64. Pilihlah teman-teman Anda dengan bijak: 80% pengalaman hidup Anda – entah itu baik atau buruk – datang dari orang-orang yang sering bersama Anda.
  65. Jadilah luar biasa.
  66. Ketahuilah kapan Anda harus memotong kerugian anda (cut your losses).
  67. Lakukan pekerjaan Anda dengan sebaik-baiknya.
  68. Ingatlah bahwa hidup bukanlah sebuah gladi.
  69. Jika Anda tidak mengetahui jawabannya, katakanlah demikian; kemudian Anda pergi dan cari jawabannya.
  70. Ingatlah bahwa satu-satunya hal konstan di dunia ini adalah perubahan.
  71. Mintalah apa yang Anda inginkan.
  72. Buatlah nilai tambah untuk orang lain.
  73. Terapkan leverage. Leverage dapat diartikan menghasilkan lebih banyak dengan sumber daya yang tetap atau lebih sedikit.
  74. Bangunlah banyak sumber penghasilan, jangan mengandalkan 1 penghasilan saja.
  75. Jadilah bos untuk Anda sendiri : mulailah miliki bisnis pribadi.
  76. Jangan tidak menepati janji, entah itu pada orang lain maupun pada diri sendiri.
  77. Ujilah keyakinan Anda dan tanyalah pada diri Anda sendiri apakah yang Anda yakini tersebut telah berjalan dengan semestinya (Maksudnya bukan keyakinan terhadap Sang Pencipta, namun misalkan keyakinan terhadap pekerjaan Anda, teman wanita/ pria Anda, dll.).
  78. Rasakan ketakutan yang Anda hadapi, namun tetap lakukan hal tersebut.
  79. Jangan khawatir terhadap apa yang orang-orang pikirkan terhadap Anda.
  80. Dengarkanlah nasihat orang lain, namun tetap buat keputusan di tangan Anda sendiri.
  81. Rubahlah sesuatu yang bisa Anda rubah dan terimalah sesuatu yang tidak bisa Anda rubah.
  82. Bangunlah kreativas Anda.
  83. Latihlah kemampuan Anda untuk lebih banyak mendengarkan.
  84. Putuskan apa yang Anda inginkan.
  85. Fokuslah pada hal yang Anda inginkan dibanding memikirkan hal-hal yang tidak Anda inginkan.
  86. Mulailah segera; setiap perjalanan selalu dimulai dengan langkah pertama.
  87. Bersenang-senanglah dalam hal positif.
  88. Setiap kali Anda jatuh, bangkitlah kembali. Orang sukses hanya bangkit 1 kali lebih banyak dari orang gagal.
  89. Kejarlah mutu/ keunggulan, bukan menjadi perfectionist.
  90. Belajarlah untuk hidup di masa sekarang, bukan di masa lalu atau masa depan.
  91. Pro aktif.
  92. Pilihlah ‘peran’ Anda dengan bijak.
  93. Jangan berdebat soal keterbatasan Anda.
  94. Belajarlah melihat hal-hal luar biasa pada hal-hal yang biasa.
  95. Coba dengarkan nasihat dari Eleanor Roosevelt : ”Tidak ada orang yang dapat memandang rendah Anda tanpa seijin Anda.”
  96. Temukan pekerjaan yang Anda cintai.
  97. Ingatlah pepatah: ”Anda menangkap lebih banyak lalat dengan madu.”
  98. Miliki pengetahuan tentang keuangan.
  99. Isilah hidup Anda dengan cinta.
  100. Silahkan Anda lanjutkan .....

    (Referensi : www.menggapai-mimpi.com)



Sabtu, 04 Februari 2012

3 Point of Motivation


by Rezarion Ardiansyah on Sunday, 1 May 2011 at 22:09

Assalamu’alaykum wr.wb;

Hari ini saya belajar banyak hal.
Pelajaran yang saya dapatkan ini berangkat dari kegiatan “Try Out SNMPTN 2011 by HIMASTER Fakultas MIPA UNS”.

Try Out kali ini berbeda dengan Try Out tahun sebelumnya karena Try Out kali ini terdapat acara Brain Fitness dan Brain Storming (bukan cuci otak hlo ya, hehe..).
Walaupun Trainernya kelihatan masih muda, tetapi beliau-beliau, dari komunitas IBE (Intellegent Brainstorming and Empowerment), yaitu Mas Aminudin, Mas Ardha, Mas Reza, Mas Pakde (aduh lupa namanya); kemampuannya tidak diragukan lagi. Buktinya telah berhasil menghipnotis (dalam artian positif) para peserta yang kurang lebih 200 orang.

3 Point Pelajaran yang dapat saya ambil adalah :
  1. Sisi lain arti dari Jenius dan Pintar.
  2. Menjadi orang yang Optimis.
  3. Menjadi orang yang Bersemangat.
Berikut adalah Pemaparan dari 3 Point di atas :

1. Sisi lain arti dari Jenius dan Pintar.
  • Ketika kalian ditanya, ingin menjadi orang yang Jenius atau Pintar, kebanyakan orang memilih menjadi orang yang Jenius, karena banyak orang mengasumsikan bahwa Jenius satu tingkat lebih tinggi dari Pintar. Padahal Jenius itu dapat dilakukan tanpa melalui proses “sekolah”, contohnya ialah Albert  Einstein.
Sedangkan Pintar, memiliki pengertian bahwa orang Pintar ialah orang yang dapat fokus dan mampu mewujudkan imajinasinya menjadi suatu karya yang bernilai positif.
  • Berhubungan dengan fokus, jika seseorang mudah terhipnotis (dalam bahasa jawa:gendam), maka orang tersebut berarti kurang fokus.
Misal dengan dialog dibawah ini :
A : “Bolehkah saya meminjam bolpoint kamu?”
B : (Boleh) *Menyerahkan langsung bolpoint miliknya kepada si A
  •  Nah, disini sebaiknya si B tidak langsung menyerahkan bolpoint miliknya kepada si A, namun hanya menjawab “Boleh” saja.
 2. Menjadi orang yang Optimis.
Dalam artian kita harus menanamkan pada diri kita bahwa kita harus memiliki mind set “Pasti Bisa” dan “Harus Bisa”. Dengan begitu kita sudah memprogram diri kita bahwa kita “Bisa” melakukan suatu hal yang mungkin dipandang susah oleh diri kita.
  •  Maka dari itu kita tidak boleh berkata, “Tidak Bisa” atau “Susah” atau semacamnya; karena dengan kita berkata demikian berarti kita telah membatasi kemampuan diri kita sendiri. Untuk itu kita harus berusaha semaksimal mungkin dan mencobanya, tidak langsung berkata “Tidak Bisa”. Kita harus yakin bahwa kita “Bisa”.
3. Menjadi orang yang Bersemangat.
Dalam artian kita tidak boleh malu dan mudah menyerah jika kita ingin sukses, maka kita harus bersemangat dalam menghadapi tantangan hidup.

Contoh: *Berdasarkan cerita dari Mas Aminudin
             Ada seseorang, sebut saja Nanda (padahal aslinya saya lupa, hehe..). Dia ingin menggeluti sebuah bisnis di kawasan Semarang. Nah, dia berpikir bagaimana caranya agar bisnisnya dapat berkembang dengan cepat. Akhirnya dia memiliki sebuah gagasan ingin mempromosikan bisnisnya tersebut kepada orang no.1 di Semarang, tidak lain dan tidak bukan adalah Gubernur Semarang, Bpk.Bibit Waluyo (maaf pak gak tau titlenya).
             Dengan tanpa pikir panjang, Nanda langsung memberanikan diri datang ke Kantor Gubernur Semarang dan ingin menemui Bpk.Bibit. Namun, sesampainya disana dia tidak bisa bertemu langsung, sebab harus ada janji atau melalui prosedurnya, yang notabene panjang, lama, dan susah. Nanda tidak menyerah. Dia bertanya pada orang yang jualan hik (warung makan berbentuk gerobak). Disini mendapatkan informasi bahwa salah satu staff Gubernur langganan membeli obat pada seorang tukang becak. Nah, berawal dari informasi kecil inilah Nanda makin semangat mencari cara untuk menemui Bpk.Bibit. Setelah bertanya pada tukang becak tersebut, Nanda menanyakan secara tidak langsung pada staff tersebut tentang jalur yang dilewati Bpk.Bibit. Akhirnya Nanda tahu bahwa Bpk.Bibit pagi-pagi melewati lift. Lalu keesokannya, Nanda menunggu Bpk.Bibit di lift pagi-pagi.

             Dengan waktu yang cukup singkat di lift, Nanda segera memperkenalkan diri dan memberikan kartu nama kepada Bpk.Bibit. Setelah beberapa waktu kemudian, akhirnya Bpk.Bibit menghubungi Nanda dan menanyakan apakah ada yang bisa dibantu.
  •  Nah, dari cerita ini kita dapat memetik hikmahnya, yaitu :
  1. Carilah banyak teman dan jangan pilih-pilih dalam mencari teman (kalo seleksi yang baek mah boleh), karena dengan banyak teman kita akan merenda hubungan dan menciptakan banyak relationship. Dengan banyaknya relasi, maka kita bisa mencari info-info darinya.
  2. Jangan sia-siakan kesempatan. Ambilah kesempatan walau sekecil apapun, karena kesempatan tidak selalu datang kembali. 
Semoga teman-teman dapat mengambil hikmahnya.
Maaf jika terdapat kata yang kurang berkenan maupun kesalahan, karena tulisan ini bersifat Subyektif dan masih jauh dari kesempurnaan.

Ayo kawan..!! Kepalkan tangan kalian..!!
Semangat..!! Kita pasti bisa lolos SNMPTN 2011..!!

Amin
Wallahu’alam bishawab

Wa’alaykumsalam wr.wb